Kamis, 20 Oktober 2016

TEORI DASAR PENGUJIAN MENGGUNAKAN STATISTIK PADA MS.EXCEL

TEORI DASAR PENGUJIAN MENGGUNAKAN STATISTIK

Abstrak:
Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Microsoft Excel sudah menyediakan fasilitas untuk mengolah data statistic. Microsoft Excel juga dapat mengelola data statistic parametric. Ada beberapa data analisis statistic parametrik di dalam Microsoft Excel, diantaranya : Uji-F, Uji-T, Uji-Z, Anova, Korelasi, Regresi.
Kata Kunci : Teori, Pengujian, Statistik

Pendahuluan
Pada dasarnya statistika ialah sebuah konsep dalam bereksperimen, menganalisa data yang bertujuan untuk mengefisiensikan waktu, tenaga dan biaya dengan memperoleh hasil yang optimal. Berdasarkan definisinya Statistika merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Sedangkan statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Data sendiri merupakan kumpulan fakta atau angka.
Statistik parametrik adalah cabang ilmu statistik inferensial yang digunakan untuk menganalisis data-data yang memiliki sebaran normal saja. Diartikan pula ilmu statistik yang berhubungan dengan inferensi statistik yang membahas parameter-parameter populasi; jenis data interval atau rasio; distribusi data normal atau mendekati normal. Statistik parametrik tidak dapat dipergunakan sebagai metode statistik apabila data yang akan dianalisis tidak menyebar secara normal. Dengan kata lain, data yang ingin di analisis harus ditransformasikan terlebih dahulu. Transformasi yang dimaksud adalah data ubah mengikuti sebaran normal. Transformasi dapat dilakukan dengan mengubah data ke dalam bentuk logaritma natural, menggunakan operasi matematik (membagi, menambah, atau mengali dengan bilangan tertentu), dan mengubah skala data dari nominal menjadi interval. Spesifikasi ini disebabkan karena metode statistik parametrik memiliki tingkat akurasi ketepatan yang lebih tinggi dibandingkan statistik non parametrik (akan dijelaskan selanjutnya). Untuk itulah penyajian data dengan sebaran normal harus dilakukan untuk mendapatkan analisis data yang akurat. Contoh statistik parametrik yaitu Normalitas, Homogenitas, Uji T, dan Anova. Namun jika menggunakan microsoft excel dalam pengoperasian statistik, kita tidak perlu mencari panjang lebar, cukup dengan memasukan tahap-tahap yang ada dalam microsoft excel.
Kinerja dalam pengoperasian statistik bisa menjadi lebih mudah dengan menggunakan salah satu program yang terdapat dalam microsoft excel bisa sangat membantu, yaitu program Analisis data (data analysis) yang bisa kita temukan di toolpak microsoft excel. Penggunaan microsoft excel sangatlah membantu proses pengolahan dalam statistik. Proses pengolahan data yang dilakukan dengan microsoft excel sanganlah cepat, bahkan bisa mencari beberapa indeks yang diperlukan hanya dengan mengoperasikan satu cara.

Metodologi
Penelitian ini menggunakan penelitian literature. Penelitian Literatur juga sering disebut dengan istilah penelitian Kepustakaan (Library Research). Menurut Noeng Muhadjir, penelitian kepustakaan itu lebih memerlukan olahan filosofis dan teoritis daripada uji empiris dilapangan. Karena sifatnya teoritis dan filosofis , penelitian kepustakaan ini sering menggunakan pendekatan filosofis (philosophical approach) daripada pendekatan yang lain. Metode penelitiannya mencakup sumber data, pengumpulan data, dan analisis data. Proses pengumpulan data diambil dari berbagai sumber bacaan. Kemudian peneliti menganalisis data-data yang telah didapat. Akhirnya peneliti menulisnya dalam sebuah paper.

Hasil dan Pembahasan
MS Excel merupakan salah satu paket program dalam MS Office yang berguna untuk pengolahan lembar kerja (data yang disajikan dalam bentuk tabel berupa kolom dan baris). MS Excel mampu melakukan perhitungan-perhitungan numerik baik dengan operasi-operasi aritmetika biasa maupun dengan fungsi-fungsi matematika, termasuk fungsi-fungsi statistika sederhana (statistiks deskriptif). Dengan demikian, MS Excel dapat digunakan untuk analisis data statistiks. Akan tetapi, untuk keperluan analisis data statistiks yang lebih rumit, pemakaian fungsifungsi matematika dasar dan statistika (built-in) memerlukan perhitungan manual yang cukup panjang.
MS Excel menyediakan serangkaian tool khusus untuk analisis data  — disebut Analysis ToolPak — yang dapat digunakan untuk memudahkan analisis data statistiks mulai dari yang sederhana sampai yang cukup rumit. Adapun analisis deskriptif di dalam MS Excel, diantaranya.

1.    Uji Kesamaan varians (F-Test Two-Sample for Variances)


Tool F-Test Two-Sample for Variances berguna untuk menguji/membandingkan variansi dua buah populasi/variabel dengan uji-F dua-sampel. Jendela dialog untuk tool ini tampak di bawah ini dengan butir-butir isian seperti yang sudah dijelaskan di atas.


2.    Uji Kesamaan Rerata (t-Test )

Tool t-Test berguna untuk menguji rerata beberapa populasi. Terdapat beberapa pilihan untuk melakukan uji-t, sesuai data yang diperoleh.

2.1.        t-Test (Two-Sample Assuming Equal Variances)

Tool ini berguna untuk menguji kesamaan rerata dua buah populasi dengan uji-t student, dengan asumsi varians kedua populasi sama (uji-t homoskedastik).  Jendela dialog untuk semua uji-t sama seperti gambar di bawah ini.

Rumus untuk menghitung nilai statistks t adalah sebagaai berikut:
Rumus di bawah ini digunakan untuk menghitung hampiran nilai derajad kebebasan. Oleh karena hasil perhitungan biasanya bukan bulat, gunakan bilangan bulat terdekat untuk memperoleh nilai kritis pada tabel distribusi t.


2.2.        t-Test (Paired Two Sample For Mean)
Tool ini digunakan untuk menguji perbedaan rerata sepasang data dengan menggunakan uji-t student. Uji ini tidak perlu mengasumsikan kesamaan varians kedua populasi. Gunakan uji ini untuk menguji perbedaan rerata dua set data yang berpasangan, misalnya hasil pengamatan sebelum dan sesudah perlakuan terhadap sekelompok subjek yang sama. Khusus untuk uji ini, cacah data kedua sampel harus sama. Diantara hasil-hasil yang diperoleh dari analisis ini adalah nilai varians terkumpul, suatu ukuran terakumulasi penyebaran data di sekitar rerata, dihitung dengan rumus di bawah ini. 


3.    Uji Perbedaan Rerata (z-Test)


Tool  z-Test: Two Sample for Means berguna untuk menguji perbedaan rerata dua buah populasi yang diketahui variansinya dengan menggunakan uji-z dua-sampel. Sebagai contoh, uji ini dapat dipakai untuk mengetahui adanya perbedaan perfomen dua buah model mobil. Jendela dialog untuk tool ini terlihat seperti gambar di bawah ini.


Kriteria Penggunaan uji Z
1.  Data berdistribusi normal
2.  Variance  (σ2) diketahui
3.  Ukuran sampel (n) besar, ≥ 30
4.  Digunakan hanya untuk membandingkan 2 buah observasi.

4.    Analisis Varians (Anova)


Tool analisis Anova menyediakan beberapa jenis analisis    varians. Tool mana yang digunakan tergantung cacah faktor dan sampel yang dimiliki dari populasi yang hendak diuji. Pada setiap jenis Anova,  input range harus terdiri atas dua atau lebih kolom /baris berurutan  berisi data yang hendak dianalisis.


4.1.        Anova: Single Factor  
Tool ini melakukan analisis  varians sederhana, menguji hipotesis bahwa rerata dua atau lebih sampel (dari populasi dengan rerata sama)  sama. Teknik ini merupakan perluasan uji rerata dengan uji-t.

4.2.        Anova: Two-Factor With Replication 

Tool ini melakukan perluasan anova satu faktor dengan memasukkan lebih dari satu sampel untuk setiap kelompok data.

4.3.        Anova: Two-Factor Without Replication  
Tool ini melakukan analisis  varians dua-faktor tanpa pengulangan (hanya sekali sampling per grup), menguji hipotesis bahwa rerata dua atau lebih sampel (dari populasi dengan rerata sama)  sama. Teknik ini merupakan perluasan uji rerata dengan uji-t.



5.    Koefisien Korelasi Sepasang Data (Correlation)

Tool Correlation berguna untuk menghitung matriks koefisien korelasi dari sekumpulan set data (variabel) yang diasumsikan berasal dari hasil pengukuran secara independen.


Koefisien korelasi antara X dan Y menentukan apakah nilai-nilai kedua variabel bergerak secara bersamaan, yakni semakin besar nilai X semakin besar pula nilai Y (korelasi positif) atau sebaliknya, semakin besar nilai X semakin kecil nilai Y (korelasi negatif), atau keduanya tidak saling berhubungan (korelasi nol). Di bawah adalah tampilan jendela dialog untuk melakukan perhitungan koefisien korelasi.

 

Apabila data masukan terdiri atas beberapa variabel (kolom/baris) data, maka output-nya berupa matriks segitiga bawah yang berisi koefisien korelasi setiap pasang data (kolom/baris), dengan diagonal utamanya bernilai 1 semua.

Rumus yang dipergunakan untuk menghitung Koefisien Korelasi Sederhana adalah sebagai berikut :
(Rumus ini disebut juga dengan Pearson Product Moment)
r =               nΣxy – (Σx) (Σy)                   
.         √{nΣx² – (Σx)²} {nΣy2 – (Σy)2}
Dimana :
n    = Banyaknya Pasangan data X dan Y
Σx = Total Jumlah dari Variabel X
Σy = Total Jumlah dari Variabel Y
Σx2= Kuadrat dari Total Jumlah Variabel X
Σy2= Kuadrat dari Total Jumlah Variabel Y
Σxy= Hasil Perkalian dari Total Jumlah Variabel X dan Variabel Y




6.    Analisis Regresi (Regression)


Tool Regression berguna untuk melakukan analisis regresi linier dengan menggunakan metode "kuadrat terkecil" untuk menghasilkan kurva kecocokan sekumpulan data observasi. Jendela dialog untuk melakukan analisis regresi tampak seperti gambar di bawah ini.



Kesimpulan
            Dari penjabaran di atas maka dapat kita simpulkan bahwa, selain aplikasi statistik seperti SPSS, MS Excel juga dapat mengelola data statistik parametrik. MS Excel juga menyediakan serangkaian tool khusus untuk analisis data  — disebut Analysis ToolPak — yang dapat digunakan untuk memudahkan analisis data statistiks mulai dari yang sederhana sampai yang cukup rumit. Adapun analisis deskriptif di dalam MS Excel, diantaranya.
·         Uji-T
·         Uji-Z
·         Uji-F
·         Anova
·         Korelasi
·         Regresi
Penggunaal microsoft excel dalam pengoperasian statistik sangat membantu kita dalam bekerja. Selain menghemat waktu, cara ini juga menghemat energi. Kita tidak perlu mencari manual dengan cara yang panjang. Tetapi kita hanya cukup mengoperasikannya menggunakan aplikasi microsoft excel.





Daftar Pustaka
https://id.wikipedia.org/wiki/Statistika . Di akses pada tanggal 19 Oktober 2016
http://ppdmatematika.blogspot.co.id/ . Di akses pada tanggal 20 Oktober 2016
https://hatta2stat.wordpress.com/2009/10/01/uji-z/ . Di akses pada tanggal 20 Oktober 2016




Tidak ada komentar:

Posting Komentar